Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape

Properties Fluida – Memuaskan! Tidak Perlu Buka Google Untuk Tahu Hubungan Antar Komponen

Hal yang tidak mudah mencari hubungan karakteristik antar senyawa, jika anda tidak percaya maka anda harus mencoba untuk senyawa yang terbilang kompleks. Bandingkan dengan menggunakan aspen sebagai sarana anda memahami hubungan antar senyawa. Sebagai pembelajaran awal maka artikel ini akan mendalami bagian dan pemanfaatan fitur-fitur pada properties aspen dan menentukan hubungan antar senyawa.

1. Start up
Pada tahap start up tujuan anda menyiapkan tempat simulasi baru dengan menentukan satuan yang di inginkan. Terdapat dua satuan yang umum digunakan yaitu British dan SI. Setelah itu akan ditampilkan menubar, navigation panel, flowsheet area dan model library yang dapat anda gunakan.

2. Properties tools
Setup: mengatur informasi global, calculation, flash convergences, unit, dan report options.
Components: mengidentifikasi seluruh komponen yang akan di gunakan dalam perhitungan.
Methods: mengidentifikasi seluruh karakteristik metode dan model yang akan di gunakan.
Chemistry: mendefinisikan senyawa kimia (kesetimbangan reaksi, complete dissociation, salt precipitation) untuk permasalahan elektrolit.
Property sets: mendefinikan set property seperti termodinakika, tarnport, dan properties lainnya.
Data: Memasukkan data percobaan untuk komponen murni dan campuran
Estimation: request estimasi parameter
Analysis: component murni, binary, ternary, residue, dan lainnya
Customize: Menambahkan model property dan property set yang akan digunakan
Results: menampilkan ringkasan informasi tentang convergance dan completion status running

3. Iput properties components dan methods
Sebagai dasar input awal maka anda perlu memasukkan komponen yang akan anda analisis. Selanjutnya input model dan metode yang akan digunakan oleh aspen untuk menghitung sifat termodinamika dan transport. Termodinamika diantaranya koefisien fugasitas, enthalpy, entropy, gibbs fee energy, dan volume. Sedangkan transport diantaranya viskositas, konduktivitas termal, koefisien difusi, dan tegangan muka. Secara garis besar, property method yang ada dalam aspen sebagai berikut:

  • Ideal property method: Ideal
  • Equation of state property methods: Peng-ROB, RK-SOAVE, SR-POLAR
  • Activity coefficient property methods: NRTL, UNIFAQ, UNIQUAC
  • Property methods for special systems: AMINES, SOLIDS, ELECT

4. Proses komponen analisis
Untuk mengetahui sifat-sifat suatu bahan dan hubungan antar bahan anda dapat melakukan metode analisis sesuai keinginan yakni pure component analysis, binary component analysis, ternary component analysis, dan residu component analysis.

Input analysis property, range suhu, komponen yang ingin di analisis, dan tekanan yang di inginkan.

Singkat kata anda sekarang sudah dapat melakukan analisis properties baik pure component, binary component, ternary component, mixture, dan residue.

Sumber gambar: Dokumen pribadi & gesrepair.com