Currently Empty: Rp0.00
About Course
Industri proses seperti minyak dan gas, petrokimia, pupuk, serta energi memiliki potensi risiko tinggi akibat keterlibatan bahan kimia berbahaya dan sistem operasi yang kompleks. Kecelakaan besar seperti kebakaran, ledakan, dan pelepasan bahan beracun seringkali berakar pada lemahnya identifikasi bahaya dan ketidakefisienan sistem pengendalian risiko. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan yang lebih terstruktur dan terintegrasi untuk memastikan setiap potensi bahaya dapat dikenali, dianalisis, dan dikendalikan sebelum menimbulkan dampak fatal.
Pendekatan Process Safety Management (PSM) yang diatur dalam standar OSHA menjadi kerangka utama dalam mengelola keselamatan proses secara menyeluruh. Di dalamnya, Process Hazard Analysis (PHA) berperan penting sebagai langkah awal dalam mengenali bahaya proses. Metode lanjutan seperti Hazard and Operability Study (HAZOP) digunakan untuk menelaah secara detail penyimpangan operasi, sedangkan Layer of Protection Analysis (LOPA) menilai kecukupan lapisan perlindungan terhadap risiko yang teridentifikasi. Integrasi ketiga metode ini memberikan pandangan yang komprehensif tentang tingkat risiko dan efektivitas pengendalian yang ada.
Melalui Masterclass “Integrasi Analisis Risiko Proses: PHA, HAZOP, dan LOPA”, peserta akan memperoleh pemahaman mendalam tentang bagaimana ketiga metode tersebut saling melengkapi dalam sistem keselamatan proses. Pelatihan ini dirancang agar para profesional teknik dan keselamatan dapat menerapkan prinsip-prinsip analisis risiko secara efektif, berbasis standar internasional. Dengan penerapan yang tepat, perusahaan dapat memperkuat budaya keselamatan, meningkatkan keandalan operasional, serta meminimalkan potensi kerugian akibat insiden besar di industri proses.
Course Content
Video Recording & Materi
-
Video Materi Pembelajaran
03:03:54 -
Klaim Sertifikat



