Currently Empty: Rp0.00
About Course
Sistem proteksi terhadap kondisi darurat seperti kebakaran merupakan salah satu aspek krusial dalam desain fasilitas oil & gas, baik di sektor upstream maupun downstream. Pada kondisi ini, peralatan bertekanan berisiko mengalami kenaikan tekanan akibat paparan panas yang dapat berujung pada kegagalan mekanik apabila tidak ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, peran Emergency Shutdown (ESD) dan depressurization (blowdown) menjadi sangat penting sebagai bagian dari sistem proteksi aktif untuk mengisolasi dan menurunkan tekanan dalam sistem secara terkendali. Seorang process engineer dituntut untuk memahami filosofi dasar, mekanisme kerja, serta integrasi antara ESD dan sistem depressurization agar dapat memastikan keselamatan fasilitas tetap terjaga sesuai dengan standar industri seperti API 521.
Pada materi ini akan dibahas konsep dasar dan filosofi dari sistem ESD dan depressurization, khususnya dalam menghadapi skenario kebakaran. Materi akan mencakup pemahaman mengenai perilaku fluida selama proses blowdown, kriteria desain berdasarkan standar, serta pertimbangan teknis dalam menentukan performa sistem depressurization. Selain itu, peserta juga akan diperkenalkan dengan konfigurasi peralatan, integrasi dengan sistem flare, serta contoh skenario yang umum terjadi di fasilitas oil & gas.
Course Content
Syarat dan Ketentuan Peserta
-
Syarat dan Ketentuan Peserta



