Currently Empty: Rp0.00
Keselamatan adalah hal yang penting dalam melakukan perancangan industry. Tata letak alat, karakteristik bahan dan produk, serta kondisi operasi menjadi pertimbangan untuk mencegah terjadinya kecelakaan dalam proses seperti kegagalan operasi, ledakan, kebakaran, keracunan dan lainnya. Untuk mempermudah maka Aspen Plus menyediakan simulasi yang dapat digunakan untuk keselamatan proses dengan memasukkan analisis keselamatan ke dalam desain proses dan proses pengoptimalan. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menggunakan Aspen Plus dalam analisa keamanan proses:
- Identifikasi bahaya: Langkah pertama dalam menggunakan Aspen Plus untuk keamanan proses adalah mengidentifikasi potensi bahaya yang terkait dengan proses. Ini dapat dilakukan dengan melakukan studi hazard and operation (HAZOP) atau process hazard analysis (PHA). Hasil identifikasi bahaya kemudian dapat digunakan untuk merancang proses yang lebih aman.
- Pemodelan proses: Setelah bahaya diidentifikasi, model proses dapat dibuat di Aspen Plus. Model harus mencakup semua parameter proses, seperti suhu, tekanan, laju aliran, dan komposisi, yang relevan dengan analisis keselamatan.
- Simulasi dan optimalisasi: Langkah selanjutnya adalah mensimulasikan proses menggunakan Aspen Plus untuk menentukan kondisi operasi optimal yang memaksimalkan keamanan proses. Ini melibatkan menjalankan simulasi di bawah kondisi operasi yang berbeda dan menganalisis hasilnya untuk mengidentifikasi potensi masalah keselamatan.
- Penilaian risiko: Setelah mensimulasikan proses, penilaian risiko dapat dilakukan untuk mengukur risiko yang terkait dengan proses tersebut. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan teknik quantitative risk analysis (QRA), seperti fault tree analysis (FTA) atau event tree analysis (ETA), yang dapat dimasukkan ke dalam Aspen Plus.
- Modifikasi desain proses: Berdasarkan hasil penilaian risiko, modifikasi dapat dilakukan pada desain proses untuk meningkatkan keselamatan. Ini dapat melibatkan perubahan parameter proses, penambahan fitur keselamatan, atau modifikasi tata letak proses.
- Verifikasi keselamatan: Akhirnya, desain proses yang dimodifikasi harus diverifikasi untuk memastikan bahwa peningkatan keselamatan telah tercapai. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai teknik verifikasi, seperti studi hazard and operation (HAZOP), audit keselamatan, dan tinjauan process safety management (PSM).
Singkatnya, Aspen Plus dapat digunakan untuk keselamatan proses dengan memasukkan analisis keselamatan ke dalam desain proses dan proses pengoptimalan. Ini melibatkan identifikasi potensi bahaya, memodelkan proses, mensimulasikan dan mengoptimalkan proses, melakukan penilaian risiko, memodifikasi desain proses, dan memverifikasi peningkatan keselamatan. Dengan menggunakan Aspen Plus untuk keamanan proses, para insinyur dan peneliti dapat merancang dan mengoptimalkan proses kimia yang lebih aman.
Sumber gambar: solarindustri.com



